Orang hitam itu hangat dan menarik


Orang hitam itu hangat dan menarik. Once Upon A time, there was a kid named Ahmad. he live in a small village named bong asam. every time (but not always) during at school or in park, he got a bullying from her because he have a black skin and shine :D ... ah kok malah cerita sih, udahlah ceritanya kagak jelas (bahasa inggris versi Indonesia sendiri)Tapi, memang seru yah, kagak nyambung sama judul nya. Bukan berarti penggalan kisah tersebut tidak berhubungan dengan artikel ini ya, So whati it relationship (relationship emang fungsi :D ) garing ya biarin. oke lanjut....

Ada kebiasaan dilingkungan saya bahwa orang yang memiliki warna kulit hitam itu terkesan, yah biasa aja, lecek kumel, tidak menarik , gak asik dkk. Dari riset pribadi saya termasuk orang yang dimaksud. pernah di katain "Negro" waktu SMP wkwkwk. setau saya negro itu kulit hitam yah, nah saya kan kulit coklat (coklat kehitam-hitaman ) (Sombong mode On). Saat itu saya kesal di bully kayak gitu (cie curhat ) . Tidak tau bagaimana cara membalasnya, lama-lama saya terbiasa (kebal.red) dengan bully_an tersebut. Saya balas dengan senyum manis penuh tanda tanya saja. sampai suatu ketika saya menemukan quote dari bapak Habibie : 

Eh. Salah Maksud saya yang ini, kalo yang atas buat nyari *****:D

kemudian, setelah duduk di bangku kuliah. saya mulai menemukan keistimewaan dari orang hhitam jika dipandang secara teori. saat itu pas pelajaran termodinamika dan saat nyari bahan buat tugas daily of physics didapat lah bahwa orang hitam itu hangat dan menarik. Aseek 

Pertama, mengapa orang hitam itu hangat. Apa mereka berdarah panas? No.
Untuk teman-teman yang pernah belajar radiasi benda hitam dalam bahasa kerennya black body radiation. Bagi yang belum pernah belajar silahkan googling sendiri di google :D
Salah satu karakteristik benda hitam itu mampu menyerap kalor (panas.red) yang datang padanya. Nah, daya atau banyaknya kalor yang diserap untuk benda hitam itu tergolong besar. mengapa. mari baca penjelasan pak serway berikut ini :

Nah untuk benda hitam. nilai e (emisivitas) akan bernilai mendekati 1 jadi kalor/panas yang akan diserap akan bernilai maksimum. Sedangkan untuk benda yang berwarna putih akan memiliki nilai cenderung nol, mengakibatkan kalor yang dipancarkannya kecil/ bisa jadi tidak ada. Akibat banyaknya kalor yang terperangkap tersebut membuat benda hitam memiliki suhu yang tinggi. Gimana? pusing kan :)
Penjelesan sederhananya kalo disuruh make baju di tengah teriknya mentari disiang bolong di lintasan garis khatulistiwa :D. kamu lebih milih make baju yang warnanya putih ato warna hitam hayoo.. milihnya jangan baper ! pasti lebih banyak yg milih putih kn? karna make baju putih bikin kagak panas, sinar matahari dipantulkan kembali dan yang diserap mungkin sedikit. kalo gak percaya coba aja pilih baju item :D mungkin ini juga alasannya mengapa hari senin pas sekolah dulu disuruh make baju putih saat upacara, Cobe aja pake baju hitam ..
oke kembali ke main topic, "Jalil jangan dekat-dekat panas lil, kamu itu kadar emisivitasnya mendekati 1" :(
Kesimpulan pertama orang hitam itu hangat bisa jadi panas. So, jangan pancing amarah orang hitam ya .. Eakkk

Kedua, orang hitam itu menarik ? Boleh digunakan saat kampanye wkwkw
Pernah dengar tentang "Black Hole" ato "Lubang Hitam"
nah, lubang hitam itu dinamakan demikian karna objek benda ini tidak dapat diamati secara langsung, karna tidak ada cahaya yang dapat keluar darinya.
keistimewaan lubang hitam yaitu memiliki gaya gravitasi yang kuat. Bahkan cahaya pun tidak dapat lepas darinya. hal ini diakibatkan lubang hitam memiliki massa yang besar sehingga melengkungkan ruang dan waktu.
kesimpulan kedua kita bahwa orang hitam itu menarik karna memiliki gravitasi gravitasi (gaya tarik ) yang besar. Jadi jangan dekat dekat sama orang hitam ya, nanti kamu ketarik wkwkw

terimakasih sudah membaca sampai akhir ya,
mohon maaf bila memiliki banyak kekurangan dan kesalahan
"Setiap orang itu istimewa, memiliki ciri khas dan keunggulan masing-masing, tidak perlu membeli diri dan saling menjatuhkan, cukup introspeksi diri, "apakah aku sudah lebih baik untuk menilai yang lain"


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.